Dalam kebudayaan yang berkembang di Syria terdapat beberapa komunitas yang mengisi ruang lingkup kehidupan ditempat tersebut, dalam perkembangannya kelompok yahudi dan Samaritan mewakili peradaban di Syria.Adapun hal yang di lakukan oleh kelompok yahudi maupun Samaritan dalam bertahan hidup ialah dengan cara menghasilkan sastra dan memelihara sastra tersebut. Karya sastra ini di tulis pada abad ke-10 SM. Dalam karya sastra yang tertulis pada sastra yahudi tersebut terkenal sumber-sumber sejarah berupa keagamaan, sosial, dan politik dari ketiga sumber tersebut bukan hanya peradaban Judah dan Israel. Melainkan Syria secara keseluruhan.Dalam sejarah yang terjadi dalam peradaban Syria, komunitas atau penduduk Samaritan berpisah dari kelompok yahudi.
Bukti arkeologi yang terdapat di
dalam karya sastra yahudi tersebut di dasari oleh termologi Kristen yang
terdapat dalam kitab perjanjian lama, Kitab Perjanjian Lama sebagian besar ditulis
dalam bahasa Ibrani dan ada beberapa bagian ditulis dalam bahasa Aram. Sebagian
kecil yang ditulis dalam bahasa Aram tersebut terdapat dalam kitab Daniel dan
Ezra.Dengan ditemukannya bukti ini penjelasan tentang sejarah yang ada di Syira
dapat di pelajari secara langsung, meskipun kitab suci yahudi ini justru bersifat
tidak wajar dengan sumber-sumber yang bisa menyesatkan. Adapun tesis yang di buat yahudi tersebut ialah;
1.
Tuhan
orang-orang yahudiyaituyaweh.
Dalam ajaran yahudi yaweh
merupakan satu-satunya tuhan yang benar,
menciptakan serta menguasai alam semsta yang maha perkasa.
2.
Yaweh
memilih orang Israel sebagai hamba-hamba-Nya yang khusus.
Dia
meneguhkan pilihann yaitu dengan membuat sebuah perjanjian. Mereka dengan
nenek moyang merupakan hamba-hamba monoteistik yaweh seak (Nabi) Ibrahim.
Sejarah peradaban Syria pada umumnya tidak dapat ditafsirkan dalam pengertian tesis-
tesis di atas, oleh karena itu seorang sejarawan harus bertindak secara netral ataupun tidak memihak suatu golongan. Untuk mengetahui sejarah yang terjadi di Syria terdapat dua versi yaitu versi Ortodoks dan Non-ortodoks. Versi ortodoks merupakan pembuktian sejarah syria yang terjadi berdasarkan isi karya sastra yahudi pada abad ke-10 SM, Sedangkan versi non-ortodoks merupakan suatu keharusan sejarawan untuk melakukan suatu penelitian yang bersifat ilmiah tertait benar/tidaknya peradaban Syria berasal dari yahudi dan tidak dapat menerima tesis yahudi untuk sumber yang di pelajari ialah dari kitab perjanjian lama.
nenek moyang merupakan hamba-hamba monoteistik yaweh seak (Nabi) Ibrahim.
Sejarah peradaban Syria pada umumnya tidak dapat ditafsirkan dalam pengertian tesis-
tesis di atas, oleh karena itu seorang sejarawan harus bertindak secara netral ataupun tidak memihak suatu golongan. Untuk mengetahui sejarah yang terjadi di Syria terdapat dua versi yaitu versi Ortodoks dan Non-ortodoks. Versi ortodoks merupakan pembuktian sejarah syria yang terjadi berdasarkan isi karya sastra yahudi pada abad ke-10 SM, Sedangkan versi non-ortodoks merupakan suatu keharusan sejarawan untuk melakukan suatu penelitian yang bersifat ilmiah tertait benar/tidaknya peradaban Syria berasal dari yahudi dan tidak dapat menerima tesis yahudi untuk sumber yang di pelajari ialah dari kitab perjanjian lama.
Kemajuan Syria :
1.
Tahun
1250 SM
Pada tahun ini ada
dua pengaruh yang begitu besar membuat Syria tidak mampu untuk membuat peradaban
asli yang dia inginkan, akan tetapi sebenarnya Syria telah mulai menunjuk kan kemampuan
berkreasi yang asli. Yaitu dengan langkah pertamanya membuat alfabet dan alfabet
ini kemudian berubah menjadi beberapa bentuk dan kini telah menjadi tulisan
yang di pakai diseluruh dunia kecuali asia timur.
2.
Tahun
1500 SM
Pada tahun 1500
SM ini di temukan suatu tulisan berupa Grafiti dengan tulisan Sinatic yang
digoreskan di atas bebatuan pertambangan mesir di barat gurun sanai dan sebagian
inskripsi dalam tulisan yang sama telah ditemukan di Syria selatan berbagai upaya
telah dilakukan untuk menterjemahkan teks tersebut dengan hipotesis bahwa tulisan
tersebut bercirikan alfabetik dan merupakan bahasa sametik.
3.
Abad
akhirmilenium ke-2 SM
Pada akhir abad millennium ke 2 SM
atau jauh sebelumnya, Syria menjadi tempat sebuah negara agrikultur, dan imigran-imigran
pengembara, pengembara ini kemudian memenuhi kebutuhannya menjadi seorang petani
saat mereka bertempat tinggal di wilayah Syria.
KemunduranSyria :
1.
Tahun
1250 – 950 SM
Tidak hanya perkembangan saja yang
terjadi di Syria, tetapi ada satu peristiwa kemunduran yang terjadi di Syria.
Kemunduran ini sama seperti Asia kecil dan lembah Aegean. Kehancuran material
membuat komposisi penduduknya tidak terkendalikan, akan tetapi dari sini Syria
mampu bangkit dari keterpurukannya hingga menciptakan karya di bidang sastra berupa
tulisan atau alfabet.
Dalam
lini politik Syria sempat berubah menjadi beberapa kerajaan
kecil yang di mana pada saat itu politiknya dikuasai oleh kerajaan Mesir. Dan
ketikaitu Syria yang terpisah menjadi beberapa kerajaan kecil di satukan di
bawah kerajaan mesir.
Bahasa
kanaan, Bahasa kanaan sebagai bahasa semitik tertua di Syria
telah menyebar, bahasa ini di pergunakan oleh para imigran yang berbahasa ibu
non-semitik misalkan orang-orang filistin serta untuk mereka yang berbahasa ibu
simitik non-kanaan.
Sumber Buku : Sejarah Umat Manusia - Arnold Toynbee