PENGERTIAN SEJARAH SECARA POSITIF
Dalam
hal ini mungkin banyak sekali yang belum terlalu mengerti apa itu sejarah
sebenarnya, apakah hanya cerita yang bersifat masa lalu saja tanpa memiliki
arti penting. Di sini saya akan memaparkan sejarah yang memiliki nilai-nilai
dan bukan sebatas cerita.
1
Sejarah
merupakan Ilmu tentang Manusia.
Dari
nilai-nilai sejarah sebagai ilmu tentang manusia ini memang begitu uniqe, sebagaimana yang kita ketahui
bahwa “peradaban tidak akan lahir jika tidak ada manusia yang memploporinya”
(Achmad Wahyudi). Dari tulisan sebelumnya kita bisa pahami bahwa manusia adalah
pelopor bagi perkembangan suatu peradaban dan terciptanya Sejarah dengan kata
lain tanpa adanya manusia peradaban tidak akan tercipta.
2 Sejarah
ialah ilmu tentang waktu.
Dalam
penejelasan kedua ini, seperti telah tertulis di atas bahwa Manusia sebagai pelopor
terciptanya peradaban pasti memiliki waktu tertentu yang membuatnya terkenal
(ilmunya) seperti misalkan Thomas Alva
Edison (11
February 1847 - 18 Oktober 1931) beliau pasti memiliki waktu tertentu di
zamannya untuk menciptakan peradaban yang saat ini di pakai oleh seluruh umat
manusia dan hasil dari apa yang dia ciptakan kemudian dia catat untuk manusia
lainnya pelajari.
Disisi
lain ada empat hal yang bisa dipelajari dalam Sejarah sebagai ilmu tentang
waktu, yaitu :
1. Perkembangan.
2. Kesinambungan.
3. Pengulangan.
4. Perubahan.
2. Kesinambungan.
3. Pengulangan.
4. Perubahan.
PENGERTIAN SEJARAH SECARA NEGATIF
Dari
tema di atas yang bertuliskan PENGERTIAN SEJARAH SECARA NEGATIF mungkin banyak
di antara kita penasaran kenapa bisa di bilang secara negarif, kali ini saya
akan menjelaskan secara rinci kenapa sejarah bisa dikatakan secara negatif.
Berlainan
dengan PENGERTIAN SEJARAH SECARA POSITIF, di postingan kedua ini semoga membuka
wawasan yang membacanya. Sejarah secara Negatif ialah sebagai berikut :
1.
Sejarah
itu bukan mitos
Dari
bahasa yunani mythos yang berarti “dongeng”,
meskipun dongeng dan sejarah sama-sama menceritakan masa lalu tetapi dari segi kretrianya
sangatlah berbeda. Adapun dongeng ialah menceritakan masalau dengan waktu yang
tidak jelas dan kejadian yang tidak masuk akan pada masa kini. Sedangkan sejarah
ialah suatu peristiwa yang memiliki waktu tertentu, lokasi tempat peristiwa itu
terjadi, manusia sebagai objek dari sejarah.
2. Sejarah
bukan Filsafat
Lain
halnya dengan sejarah sejarah yang sudah jelas kapan peristiwa
itu terjadi dan apa yang di lakukan oleh manusia sebagai pencipta sejarah. jika membandingkan dengan
filsafat yang memiliki pengertian Abstrak yang dalam bahasa latin abstractus (pikiran) dan spekulatif
dalam bahasa latin speculation (gambaran angan-angan). Pasti ilmu filsafat dan sejarah memiliki
perbedaan yang sangat jelas jika kita sudah membacanya.
itu terjadi dan apa yang di lakukan oleh manusia sebagai pencipta sejarah. jika membandingkan dengan
filsafat yang memiliki pengertian Abstrak yang dalam bahasa latin abstractus (pikiran) dan spekulatif
dalam bahasa latin speculation (gambaran angan-angan). Pasti ilmu filsafat dan sejarah memiliki
perbedaan yang sangat jelas jika kita sudah membacanya.