KESATUAN MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR.HAMKA
(SEBUAH CERMINAN)
Disusun Oleh: Achmad Wahyudi
(PENGURUS HIMA SEJARAH)
DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR.HAMKA
(SEBUAH CERMINAN)
Disusun Oleh: Achmad Wahyudi
(PENGURUS HIMA SEJARAH)
Manusia sebagai Mahluk yang di ciptakan oleh-Nya
tentu memiliki berbagai keunikan tersendirin adapun keunakannya meliputi
banyaknya keorganisasian, dalam keunikan yang dimiliki manusia tersebut Allah
SWT memerintahkan agar setiap dari manusia tersebut berbuat baik ke sesama
manusia serta menjaga tingkah dan lakunya. Meskipun manusia memiliki perbedaan
secara fisik maupun secara budaya dan keagamaan haruslah tetap bersatu. Dalam
hal ini jika melihat suatu realita di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya masih
mengenal kearifan lokal di wilayah tertentu tentunya hal ini harus di dasari
oleh adanya rasa Integrasi Nasional agar suatu tatanan sosial yang terdapat di
Indonesia tidak begitu saja terpecah menjadi komoitas kecil di berbagai
provinsi di Indonesia.
Dari penjelasan yang tertulis di atas
dapat dipahami bahwa kita sebagai Mahasiswa yang merupakan calon pendidik dan
tingkat pendidikannya sudah di atas SD,SMP,SMA haruslah memiliki kesadaran untuk
menjaga kestabilan Negara Republik Indonesia yang memiliki berbagai kearifan
lokal di setiap wilayahnya, adapun contoh berupa cara yang bisa dijalankan atau
dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari di ruang lingkup kampus ialah dengan
menjunjung tinggi rasa saling peduli antar manusia dalam ikatan persaudaraan di
kalangan Mahasiswa demi membentuk suatu sistem atau tatanan sosial yang mampu
menstabilkan kehidupan bersosialisasi, baik di luar kampus maupun di dalam
kampus itu sendiri, selain itu Mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan haruslah memanfaatkan sebaik mungkin beberapa
kebijakan-kebijakan yang memiliki nilai positif untuk terciptanya karakter guru
yang berprofesional.
Adapun kebijakan positif yang akan
membuat Mahasiswa memiliki karakter guru yang berprofesional selain menuntut
ilmu di luar jam perkuliahan ialah salah satunya dengan menulis beberapa
pendapatnya terkait kritik ataupun saran yang bisa di masukan ke kotak SARAN
yang sudah disediakan di beberapa titik kampus FKIP UHAMKA, dengan menulis
beberapa masukan berupa gagasan tertentu mengenai fasilitas dan
kebijakan-kebijakan yang seharusnya tidak di lakukan oleh pihak kampus,
kemungkinan suatu saat gagasan yang telah di realisasikan dalam tulisan
tersebut akan berguna bagi kehidupan kampus FKIP UHAMKA yang lebih maju lagi.
Bukan hanya di sarana pendidikan kampus tetapi juga fasilitas-fasilitas yang
kini mulai diabaikan keberadaannya, seperti toilet yang selalu terlihat kurang
bersih dan ada beberapa fasilitas toilet tersebut tidak berfungsi secara baik
lalu parkir kendaraan yang memungut biaya tanpa ada pengawasan khusus kendaraan
yang telah di parkir dekat kantin FKIP UHAMKA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar